Ya, pada akhirnya ternyata satu tahun nggak selama yang aku bayangkan, nggak se-indah yang aku impikan, dan nggak SEMENARIK yang aku harapkan. 2 hari menuju 2014 dan aku masih terperangkap dalam kenangan masalalu di tahun 2013 yang suram.
2 hari lagi, aku harap menjadi tahun yang lebih baik daripada tahun ini. Menjadi bulan yang penuh suka cita, bukan duka cita. Memang, tahun lalu pun aku sempat berharap seperti ini, tapi ternyata... Manusia memang hanya bisa berandai-andai, tapi tetap tuhan yang sudah merencanakan skenario yang terbaik untuk umatnya.
----
Next, aku belajar banyak di tahun ini. Bagaimana caranya bersikap sabar dan ikhlas, serta bersikap untuk menjadi kuat dan tangguh. Aku juga banyak belajar bagaimana menjadi lebih menghargai perasaan orang lain, dan belajar untuk lebih menerima keadaan,
Di tahun ini, tahun 2013 aku lebih banyak berkorban masalah hati. Kehilangan orang yang benar benar aku sayang adalah kenangan terpahit di tahun 2013. Tapi apa boleh buat? Life must go on kan? Aku harus tetap kuat dan memulai hidup baruku tanpa dia.
Ya sudahlah, aku harus tetap melanjutkan hidupku yang baru di tahun depan. Terimakasih sudah melukiskan kenangan yang menyakitkan, aku akan menganggap semua itu sebagai langkahku untuk menjadi dewasa dan tetap maju. Terimakasih juga untuk kenangan yang indah, aku nggak akan pernah melupakanmu dan kenangannya :)
Cukup ini, aku ngga akan mau terluka lagi untuk kesekian kalinya. Cukup sudah pengalaman kelam dan menyakitkan aku tutup di tahun 2013, aku pastikan tidak akan ku ulangi di tahun berikutnya.
---
Next, harapanku di tahun depa... Semoga aku :
-menjadi pribadi yang lebih dewasa
-mampu membanggakan kedua orang tuaku, dan membuat orang yang berada di sekitarku bahagia karna kehadiranku
-sukses dalam menjalani hidup, dan lebih tabah dalam menghadapi cobaan, serta tidak banyak mengeluh
-lulus UNAS dengan hasil yang memuaskan dan masuk ke SMA yang aku inginkan
-semakin rajin ibadah dan berbuat kebaikan
-mampu memaafkan orang orang yang menyakitiku dengan hati ikhlas dan tanpa menyimpan dendam
-melupakan orang yang pernah menyakitiku di tahun lalu, dan memaafkan semua kesalahannya
-menjadi pribadi yang lebih baik dari yang sebelumnya.
Sebenarnya masih banyak yang lain, ya sudah sampai disini saja entrinya.
Bye 2013, I'm already gone. Hello 2014, be a nice year please!! :))
Senin, 30 Desember 2013
Jumat, 13 Desember 2013
Hari ini, tanggal 13 Desember 2013 pukul 16:06. Aku menulis entri ini dengan hati yang tak karuan dan perasaan yang kacau dan abstrak. Aku bingung harus memulai dari mana karna banyak hal mengganjal yang sebenarnya ingin aku luapkan. Hanya saja aku bingung harus memulai kapan dan darimana.
-------
Ya, aku terkadang muak dengan hidupku sendiri. Terkadang aku merasa serba salah, merasa bodoh, bahkan sempat berfikir bahwa hidupku ini sia sia. Aku berfikir bahwa apa gunanya aku hidup jika hanya untuk menyakiti perasaan temanku, membuat orang lain marah dan kecewa kepadaku.
Aku muak jika setiap hari aku dihantui oleh perasaan bersalah yang hina dan menjijikkan itu! Aku selalu merasa marah pada diriku sendiri jika melihat sikapku yang membuat orang lain bersedih.
-------
Iya, aku tau aku salah dan aku tau aku tidak selalu benar. Tapi apa salahnya jika kamu berterus terang kepadaku tanpa harus membuatku merasa serba salah dengan ocehanmu di sosmed itu?
Kamu justru akan membuatku merasa terpukul dengan semua bualanmu itu. Ya, aku sebenarnya tidak 'semuanya' tahu jika itu untuk aku. Tapi aku tetap merasa lah, perasaanku masih peka dan aku masih sadar diri kok.
-------
Kamu boleh bilang apapun maumu kok, bilang saja di depan mukaku. Kalau perlu hina aku di depan muka ku, agar aku tau dan bisa memperbaiki sifat dan kesalahanku.
Dan asal kamu tau, akan lebih terasa menyakitkan bila kamu bersikap manis di depanku dan bersifat seperti iblis yang membenciku di belakang.
Semoga kamu sadar dan kamu mengerti.
Love,
Pemilik blog ini!
-------
Ya, aku terkadang muak dengan hidupku sendiri. Terkadang aku merasa serba salah, merasa bodoh, bahkan sempat berfikir bahwa hidupku ini sia sia. Aku berfikir bahwa apa gunanya aku hidup jika hanya untuk menyakiti perasaan temanku, membuat orang lain marah dan kecewa kepadaku.
Aku muak jika setiap hari aku dihantui oleh perasaan bersalah yang hina dan menjijikkan itu! Aku selalu merasa marah pada diriku sendiri jika melihat sikapku yang membuat orang lain bersedih.
-------
Iya, aku tau aku salah dan aku tau aku tidak selalu benar. Tapi apa salahnya jika kamu berterus terang kepadaku tanpa harus membuatku merasa serba salah dengan ocehanmu di sosmed itu?
Kamu justru akan membuatku merasa terpukul dengan semua bualanmu itu. Ya, aku sebenarnya tidak 'semuanya' tahu jika itu untuk aku. Tapi aku tetap merasa lah, perasaanku masih peka dan aku masih sadar diri kok.
-------
Kamu boleh bilang apapun maumu kok, bilang saja di depan mukaku. Kalau perlu hina aku di depan muka ku, agar aku tau dan bisa memperbaiki sifat dan kesalahanku.
Dan asal kamu tau, akan lebih terasa menyakitkan bila kamu bersikap manis di depanku dan bersifat seperti iblis yang membenciku di belakang.
Semoga kamu sadar dan kamu mengerti.
Love,
Pemilik blog ini!
Kamis, 12 Desember 2013
Sesulit ini kah?
Pfttt... Lagi lagi aku teringat kembali akan sosokmu dan kenangan yang telah kau beri.
Sesulit ini kah melupakanmu yang sudah terlalu dalam menyakitiku? Bodohnya aku, padahal aku harusnya melupakanmu semudah kamu melupakanku dan tidak mempedulikan aku lagi.
Tapi entah mengapa aku berbeda, mengapa aku sulit sedangkan kamu begitu mudahnya mendapatkan gadis lain tanpa memikirkan perasaanku yang belum bisa utuh kembali lagi ini...
Apa harus selama inikah waktuku untuk ber-adaptasi menerimamu bersama wanita wanitamu yang baru tanpa menghiraukanku?
Sungguh, asalkan kamu tahu. Rasanya teramat pedih dan menyakitkan, kamu yang dulu pernah berjanji tidak akan melupakan aku nyatanya sekarang dengan mudah melupakanku.
Kamu!! Kenapa tidak segera pergi saja? Aku muak jika harus merasakan sakit ketika harus melihatmu tersenyum bahagia, sedangkan aku masih dalam bayangan masa lalumu yang abstark itu.
Doakanlah aku, semoga aku bisa dengan cepat melupakanmu dan tidak menampakkan wajahku lagi di hadapanmu. Doakan semoga aku cepat pergi dari hidupmu...
Doakan aku semoga omonganku tidak sekedar omong kosong, doakan aku semoga semuanya bisa terwujud :)
Sesulit ini kah melupakanmu yang sudah terlalu dalam menyakitiku? Bodohnya aku, padahal aku harusnya melupakanmu semudah kamu melupakanku dan tidak mempedulikan aku lagi.
Tapi entah mengapa aku berbeda, mengapa aku sulit sedangkan kamu begitu mudahnya mendapatkan gadis lain tanpa memikirkan perasaanku yang belum bisa utuh kembali lagi ini...
Apa harus selama inikah waktuku untuk ber-adaptasi menerimamu bersama wanita wanitamu yang baru tanpa menghiraukanku?
Sungguh, asalkan kamu tahu. Rasanya teramat pedih dan menyakitkan, kamu yang dulu pernah berjanji tidak akan melupakan aku nyatanya sekarang dengan mudah melupakanku.
Kamu!! Kenapa tidak segera pergi saja? Aku muak jika harus merasakan sakit ketika harus melihatmu tersenyum bahagia, sedangkan aku masih dalam bayangan masa lalumu yang abstark itu.
Doakanlah aku, semoga aku bisa dengan cepat melupakanmu dan tidak menampakkan wajahku lagi di hadapanmu. Doakan semoga aku cepat pergi dari hidupmu...
Doakan aku semoga omonganku tidak sekedar omong kosong, doakan aku semoga semuanya bisa terwujud :)
Minggu, 17 November 2013
Perasaan tidak terbalaskan
Selamat sore, cinta tak terbalaskan.
Aku hanya
telah lama tidak menyapamu dengan rayuan yang semestinya. Padahal, aku
sangat ingin menyapamu lalu berbicara tentang cerita lama. Aku juga
sudah lama tidak mendengar seruanmu. Ah, lupakan. Hal seperti ini tidak
seharusnya tabu dibicarakan.
Namun
bahagiamu bukanlah bersamaku. Seiring waktu berjalan, engkau serasa
memperbesar langkahmu untuk menjauh. Yang kau tau aku bahagia, lalu
tidak pernahkan terlintas dalam benakmu terkadang aku memikirkanmu?
Ini seharusnya
memang tabu dibicarakan. Namun, aku terlanjur menangisi terlalu dalam
semua ini. Perasaan tak terbalas ini sudah sangat kuusahakan tersimpan
jauh didalam diriku saja. Sayangnya mereka sudah terlanjur meluap dan
membanjiri silabel dalam paragraf ini.
Aku memang
menyadari semua telah berubah. Kamu pergi dan sekarang tiada yang dapat
kuperbuat untuk membuatnya kembali. Aku memang menyadari semua telah
berubah, sehingga membuatku tahu dulu aku pernah suka kepada sosokmu.
Aku memang menyadari semua telah berubah, dan hal ini mau tidak mau
membawaku berubah menjadi seorang manusia yang tadinya diam, berlalu
didalam mimpi yang terjal.
Aku menyadari
semua berubah, baik aku maupun kamu. Sayangnya aku tidak dapat kembali
seperti semula, menjadi sosok yang kau kagumi itu. Aku hanya tidak bisa.
Ini hanya seperti....
Piring yang
kau genggam sudah pecah karena guncangan. Lalu kau mengambilnya dan
menyusunnya menjadi serpihan yang tergabung. Kau rekatkan satu persatu.
Akankah itu sempurna kembali?
---
Aku lelah
dengan drama yang selama ini mereka perbuat. Selebihnya, muak. Mereka
bercerita tentang dirimu, tanpa tahu itu menggoyak perasaanku. Lalu
dilain sisi mereka juga melakukan hal yang sama kepada dirinya.
Ia memintaku
untuk tahu betapa bahagianya ia sekarang, tanpa mengerti aku punya
perasaan. Perasaan yang ku tutup tutupi, sehingga mereka menaruh curiga
terhadapku. Aku lelah untuk mendengarkan kau dengannya, Namun aku sebenarnya tidak apa-apa. Hanya saja, pernah kau sadar semua itu berlebihan?
---
Dan
terjatuhlah aku kepada sang langit malam. Bintang yang bertabur, dan
rembulan yang selalu berubah. Dititik ini aku melepas dirimu, meteor
yang terjatuh dalam bumi.
Rasaku untukmu terhanyut dalam alir sungai tanpa hulu. Lalu terhampaslah aku dalam kekosongan, sendiri dan bahagia.
Sabtu, 26 Oktober 2013
If this was a movie
Andaikan hidup seperti film atau FTV yang selalu berakhir manis dan menyenangkan. Andai hidup seperti itu, mungkin tak akan pernah ada orang menderita disini.
Andai aku hidup seperti di film, aku tak akan merasakan sakitnya kehilangan di akhir.
Andai ini film, aku akan merencanakan skenario hidupku sendiri. Aku akan membuat skenario itu sebaik mungkin, tanpa ada siapapun yang terluka. Aku akan merancangnya sebaik mungkin, tak akan aku biarkan ada salah satu adegan yang membuatku menangis, akan aku hilangkan sedih, kehilangan, menyesal, cemas, dan saling membenci.
Andai aku bisa mengatur skenario hidupku sendiri, aku pasti tak akan kehilanganmu. Setelah hampir 6 bulan berlalu, dan aku masih...I still love you, still the same as first meeting. Aku tak bercanda, semuanya terjadi secara alami, tak ada rekayasa ataupun sandiwara disini.
Andai hidup ini seperti film, akan aku ubah skenario hidupku yang sekarang. Aku akan mengubahnya menjadi lebih baik, dan menyuruhmu untuk kembali padaku. Ya itu yang aku mau.
Comeback comeback comeback to me..........
Aku bukan munafik, aku bukan naif. Tapi ini kenyataannya, aku bisa apa? Aku tak bisa mengubahnya.
Flashback disaat aku masih bersamamu, dan aku masih dan selalu akan ingat saat kamu berkata padaku, "Tak ada yang akan berubah, akan tetap sama seperti sebelumnya. Aku dan kamu, tak akan pernah berpisah sampai kapanpun. Karna aku menyayangimu." Yayaya, aku sadar. semua itu sudah tak berlaku kan sekarang? Aku cukup sadar, dan cukup tahu bahwa semua perkataanmu di masa lampau itu ada masa berlakunya. Dan sekarang, masa berlakunya sudah habis, dan bisa diperpanjang? Tidak.
Andai semua ini seperti film............. Aku tak akan terlalu berharap seperti ini!
Aku pasti akan tidak akan banyak ber andai-andai seperti ini.
Andai aku hidup seperti di film, aku tak akan merasakan sakitnya kehilangan di akhir.
Andai ini film, aku akan merencanakan skenario hidupku sendiri. Aku akan membuat skenario itu sebaik mungkin, tanpa ada siapapun yang terluka. Aku akan merancangnya sebaik mungkin, tak akan aku biarkan ada salah satu adegan yang membuatku menangis, akan aku hilangkan sedih, kehilangan, menyesal, cemas, dan saling membenci.
Andai aku bisa mengatur skenario hidupku sendiri, aku pasti tak akan kehilanganmu. Setelah hampir 6 bulan berlalu, dan aku masih...I still love you, still the same as first meeting. Aku tak bercanda, semuanya terjadi secara alami, tak ada rekayasa ataupun sandiwara disini.
Andai hidup ini seperti film, akan aku ubah skenario hidupku yang sekarang. Aku akan mengubahnya menjadi lebih baik, dan menyuruhmu untuk kembali padaku. Ya itu yang aku mau.
Comeback comeback comeback to me..........
Aku bukan munafik, aku bukan naif. Tapi ini kenyataannya, aku bisa apa? Aku tak bisa mengubahnya.
Flashback disaat aku masih bersamamu, dan aku masih dan selalu akan ingat saat kamu berkata padaku, "Tak ada yang akan berubah, akan tetap sama seperti sebelumnya. Aku dan kamu, tak akan pernah berpisah sampai kapanpun. Karna aku menyayangimu." Yayaya, aku sadar. semua itu sudah tak berlaku kan sekarang? Aku cukup sadar, dan cukup tahu bahwa semua perkataanmu di masa lampau itu ada masa berlakunya. Dan sekarang, masa berlakunya sudah habis, dan bisa diperpanjang? Tidak.
Andai semua ini seperti film............. Aku tak akan terlalu berharap seperti ini!
Aku pasti akan tidak akan banyak ber andai-andai seperti ini.
Minggu, 06 Oktober 2013
Tuhan, aku ingin cerita
Tuhan Boleh sedikit bercerita? Aku sedang ingin banyak sekali bercerita. Aku selalu ingin banyak bercerita. Aku belum berganti topik. Masih tentang hal dan topik yang sama, "DIA"
Susah ya rasanya berpindah topik menjadi orang lain selain dia...
Tuhan... Aku tau perpisahan yang kau ciptakan adalah yang terbaik untukku. Bukankah itu artinya kau memberiku seseorang yang lebih baik dari dia Tuhan? Tapi kalau ini yang terbaik untukku, mengapa aku tak merasakan bahagia? Apa yang salah dari aku Tuhan?
Tuhan... Maaf aku munafik. Aku berkata sudah tak ada sedikitpun perasaan untuknya, aku berkata aku sudah melupakannya, bahkan aku sudah membencinya. Padahal, di dalam hati perasaan ini selalu menggebu Tuhan....
Tuhan... Dia sudah bahagia bersama yang lain, temanku. Dia yang terbaik untuknya. Dia bahagia bersamanya, dia merasa nyaman ketika di dekatnya.
Tuhan... Apa aku salah jika di setiap doaku, aku masih menyebut namanya dalam doaku?
Aku takut berdosa, aku takut menyakiti perasaan seseorang.
Tapi aku masih mencintainya, meskipun perasaanku sudah tak sedalam dulu.....
Tuhan... Engkau tau kan bagaimana perasaanku? Berikan semua yang terbaik untukku. Aku tak minta banyak hal. Cukup hilangkan dia dari hati dan pikiranku.
Engkau tau kan Tuhan, mencintainya adalah perasaan yang sangat menyiksa dan menyakitkan.
Aku sering bilang di setiap doaku kan Tuhan?
Aku selalu bilang, mencintainya adalah hal terindah dan terburuk yang pernah aku rasakan.
Tuhan........ Buang rasaku untuknya secepat mungkin.
Aku takut bila suatu saat akan ada hati yang terluka.
Cukup aku yang terluka Tuhan, jangan orang lain. Sebab mencintai tanpa ada tanggapan adalah hal yang menyakitkan..........
Susah ya rasanya berpindah topik menjadi orang lain selain dia...
Tuhan... Aku tau perpisahan yang kau ciptakan adalah yang terbaik untukku. Bukankah itu artinya kau memberiku seseorang yang lebih baik dari dia Tuhan? Tapi kalau ini yang terbaik untukku, mengapa aku tak merasakan bahagia? Apa yang salah dari aku Tuhan?
Tuhan... Maaf aku munafik. Aku berkata sudah tak ada sedikitpun perasaan untuknya, aku berkata aku sudah melupakannya, bahkan aku sudah membencinya. Padahal, di dalam hati perasaan ini selalu menggebu Tuhan....
Tuhan... Dia sudah bahagia bersama yang lain, temanku. Dia yang terbaik untuknya. Dia bahagia bersamanya, dia merasa nyaman ketika di dekatnya.
Tuhan... Apa aku salah jika di setiap doaku, aku masih menyebut namanya dalam doaku?
Aku takut berdosa, aku takut menyakiti perasaan seseorang.
Tapi aku masih mencintainya, meskipun perasaanku sudah tak sedalam dulu.....
Tuhan... Engkau tau kan bagaimana perasaanku? Berikan semua yang terbaik untukku. Aku tak minta banyak hal. Cukup hilangkan dia dari hati dan pikiranku.
Engkau tau kan Tuhan, mencintainya adalah perasaan yang sangat menyiksa dan menyakitkan.
Aku sering bilang di setiap doaku kan Tuhan?
Aku selalu bilang, mencintainya adalah hal terindah dan terburuk yang pernah aku rasakan.
Tuhan........ Buang rasaku untuknya secepat mungkin.
Aku takut bila suatu saat akan ada hati yang terluka.
Cukup aku yang terluka Tuhan, jangan orang lain. Sebab mencintai tanpa ada tanggapan adalah hal yang menyakitkan..........
Rabu, 11 September 2013
Untuk seseorang yang pernah aku anggap TEMAN!
Dulu kamu yang pernah aku anggap teman. Dulu kita begitu dekat ya?
Sekarang justru kita berjauhan, kita saling benci mungkin.
Maaf..Mungkin ini berawal dari aku. Aku yang salah sejak awal. Aku tak pernah peka tentang perasaanmu.. Ternyata kita menyukai seseorang yang sama ya teman? Hanya saja kamu tak pernah menunjukkan itu semua padaku.
Maaf, aku merebutnya. Tapi mungkin, jika sejak awal kamu berkata jujur padaku semuanya tak akan berakhir seperti ini, aku yakin. Kita tak akan saling berjauhan, kita tak akan mungkin saling bermusuhan seperti ini.
Coba saja kau berkata jujur padaku, aku mungkin bisa menerimanya teman.... Aku tak akan membencimu seperti ini. Coba saja kamu terbuka dari awal, saat itu rasaku belum terlalu dalam padanya. Aku bisa saja pergi, dan melupakannya demi kamu. Kalau saja kamu tak pernah menutup-nutupi perasaanmu.. Andai saja aku bisa kembali ke masa lalu... Aku akan pergi, aku akan menjauh, aku akan melupakannya teman...
Tapi kenapa aku baru sadar perasaanmu sekarang? Saat rasaku padanya sudah terlalu dalam. Kenapa hal seperti ini harus terjadi padaku?
Aku masih sayang... Tapi aku harus pergi.
Teman... Aku tau kamu menyayanginya. Tapi apa kamu tak bisa bayangkan rasanya jadi aku? Kamu pasti tak akan mau kan jika dia membagi cintanya kepada wanita lain? Itu yang aku rasakan dulu teman...
Teman... Asal kamu tau, aku sudah cukup sabar menghadapimu. Kesabaranku sudah hampir habis..
Aku tau saat aku masih bersamanya, kamu selalu berhubungan dengannya. Aku tau semuanya, tapi aku masih bisa bersabar.
Kamu tau kan teman? Sabar itu mudah untuk diucapkan, tapi terasa sangat sulit untuk menjalaninya. Aku sudah berusaha selalu sabar. Sekarang aku yang pergi teman.. Sekarang kamu sudah mendapatkan yang kamu mau, orang yang sudah kamu sayangi sejak lama :)
Teman... Jaga dia ya, sayangi dia lebih baik dari aku menyayanginya. Aku titipkan dia padamu...
Jangan kecewakan dia ya, aku sering membuatnya kecewa dulu.
Semoga tak ada yang mengganggu hubungan kalian, jangan sampai kamu merasakan yang aku rasakan dulu. Jangan sampai ada wanita lain yang bertingkah sepertimu dulu disaat aku masih bersamanya...
Tapi maaf, masih susah untuk memaafkanmu... Aku tau aku sangat pendendam. Tapi aku terlalu sayang padanya. Maafkan aku jika aku susah untuk melupakan kejadian ini.
*Untuk orang yang pernah aku anggap TEMAN....
Sekarang justru kita berjauhan, kita saling benci mungkin.
Maaf..Mungkin ini berawal dari aku. Aku yang salah sejak awal. Aku tak pernah peka tentang perasaanmu.. Ternyata kita menyukai seseorang yang sama ya teman? Hanya saja kamu tak pernah menunjukkan itu semua padaku.
Maaf, aku merebutnya. Tapi mungkin, jika sejak awal kamu berkata jujur padaku semuanya tak akan berakhir seperti ini, aku yakin. Kita tak akan saling berjauhan, kita tak akan mungkin saling bermusuhan seperti ini.
Coba saja kau berkata jujur padaku, aku mungkin bisa menerimanya teman.... Aku tak akan membencimu seperti ini. Coba saja kamu terbuka dari awal, saat itu rasaku belum terlalu dalam padanya. Aku bisa saja pergi, dan melupakannya demi kamu. Kalau saja kamu tak pernah menutup-nutupi perasaanmu.. Andai saja aku bisa kembali ke masa lalu... Aku akan pergi, aku akan menjauh, aku akan melupakannya teman...
Tapi kenapa aku baru sadar perasaanmu sekarang? Saat rasaku padanya sudah terlalu dalam. Kenapa hal seperti ini harus terjadi padaku?
Aku masih sayang... Tapi aku harus pergi.
Teman... Aku tau kamu menyayanginya. Tapi apa kamu tak bisa bayangkan rasanya jadi aku? Kamu pasti tak akan mau kan jika dia membagi cintanya kepada wanita lain? Itu yang aku rasakan dulu teman...
Teman... Asal kamu tau, aku sudah cukup sabar menghadapimu. Kesabaranku sudah hampir habis..
Aku tau saat aku masih bersamanya, kamu selalu berhubungan dengannya. Aku tau semuanya, tapi aku masih bisa bersabar.
Kamu tau kan teman? Sabar itu mudah untuk diucapkan, tapi terasa sangat sulit untuk menjalaninya. Aku sudah berusaha selalu sabar. Sekarang aku yang pergi teman.. Sekarang kamu sudah mendapatkan yang kamu mau, orang yang sudah kamu sayangi sejak lama :)
Teman... Jaga dia ya, sayangi dia lebih baik dari aku menyayanginya. Aku titipkan dia padamu...
Jangan kecewakan dia ya, aku sering membuatnya kecewa dulu.
Semoga tak ada yang mengganggu hubungan kalian, jangan sampai kamu merasakan yang aku rasakan dulu. Jangan sampai ada wanita lain yang bertingkah sepertimu dulu disaat aku masih bersamanya...
Tapi maaf, masih susah untuk memaafkanmu... Aku tau aku sangat pendendam. Tapi aku terlalu sayang padanya. Maafkan aku jika aku susah untuk melupakan kejadian ini.
*Untuk orang yang pernah aku anggap TEMAN....
Selasa, 03 September 2013
Apakah rindu se sakit ini?
Rindu.
Sederhana ya? Tapi sangat menyiksa. Dipisahkan oleh jarak itu menyakitkan. Tak bisa sering bertatapan muka itu juga menyakitkan. Aku disiksa oleh jarak. Aku benci jarak. Aku benci rindu.
Rinduku ini percuma, rinduku ini sia-sia. Tak ada respon, tak ada tanggapan, yang ada hanya pengabaian.
Aku sakit disiksa jarak.. Andai kamu disini, andai kamu dekat denganku, aku pasti tak akan merasakan ini.
Aku merindukanmu sayang.... Bolehkah aku merindukanmu? Aku terlalu lelah utnuk menahan semuanya.. Aku ingin bertemu, sebentar saja. Boleh? Sebentar saja... Untuk melepas rindu yang sudah tak bisa ku tahan ini. Kamu jauh disana ya? Mana mungkin kamu pulang.
Percuma juga ya aku nulis disini, belum tentu kamu membacanya, bahkan belum tentu kamu mau tau isi hatiku. Apakah rindumu se dalam rinduku? Apakah kamu menjaga kepercayaanku?
Sayang.... Bolehkah aku mengerti, apakah rasa sayangmu berkurang? Aku takut.. Aku takut kamu berubah. Aku khawatir jika suatu saat kamu pergi, aku khawatir aku akan tersakiti lagi..
Aku hanya bisa berharap disini sayang.. Aku hanya bisa berharap agar rasa cintamu masih terus sama sampai kapanpun.. Aku tak ingin kamu pergi.. Aku ingin kamu segera pulang. Aku ingin melepas rindu. Aku ingin... terus bersamamu.
Apa aku salah? Apa aku terlalu menuntut lebih? Maaf aku egois, maaf aku hanya memikirkan perasaanku saja...
Tapi rasanya aku sudah tak tahan lagi menahan rindu ini. Cepat pulang, cepat kembali jangan pergi lagi..
Aku cemburu pada pasangan yang setiap hari bisa bertatap muka dan terus bersama. Kapan aku bisa merasakannya bersamamu? Aku iri..... Kenapa aku tak bisa seperti mereka?
Besok kita 1 bulan bersama loh :) kamu lupa? Atau ingat? Sepertinya lupa... Tapi percuma saja, aku tak bisa merayakannya seperti pasangan pasangan pada umumnya. Aku tak bisa mengirimkan pesan singkat untukmu, aku tak bisa se bahagia seperti yang lain...
Sayang... hanya 1 pintaku. Hapuslah jarak kita, cepat pulang. Aku benci semua ini, aku benci jarak. Aku benci jauh darimu. Aku benci menahan rindu. Aku benci disiksa jarak :')
Sederhana ya? Tapi sangat menyiksa. Dipisahkan oleh jarak itu menyakitkan. Tak bisa sering bertatapan muka itu juga menyakitkan. Aku disiksa oleh jarak. Aku benci jarak. Aku benci rindu.
Rinduku ini percuma, rinduku ini sia-sia. Tak ada respon, tak ada tanggapan, yang ada hanya pengabaian.
Aku sakit disiksa jarak.. Andai kamu disini, andai kamu dekat denganku, aku pasti tak akan merasakan ini.
Aku merindukanmu sayang.... Bolehkah aku merindukanmu? Aku terlalu lelah utnuk menahan semuanya.. Aku ingin bertemu, sebentar saja. Boleh? Sebentar saja... Untuk melepas rindu yang sudah tak bisa ku tahan ini. Kamu jauh disana ya? Mana mungkin kamu pulang.
Percuma juga ya aku nulis disini, belum tentu kamu membacanya, bahkan belum tentu kamu mau tau isi hatiku. Apakah rindumu se dalam rinduku? Apakah kamu menjaga kepercayaanku?
Sayang.... Bolehkah aku mengerti, apakah rasa sayangmu berkurang? Aku takut.. Aku takut kamu berubah. Aku khawatir jika suatu saat kamu pergi, aku khawatir aku akan tersakiti lagi..
Aku hanya bisa berharap disini sayang.. Aku hanya bisa berharap agar rasa cintamu masih terus sama sampai kapanpun.. Aku tak ingin kamu pergi.. Aku ingin kamu segera pulang. Aku ingin melepas rindu. Aku ingin... terus bersamamu.
Apa aku salah? Apa aku terlalu menuntut lebih? Maaf aku egois, maaf aku hanya memikirkan perasaanku saja...
Tapi rasanya aku sudah tak tahan lagi menahan rindu ini. Cepat pulang, cepat kembali jangan pergi lagi..
Aku cemburu pada pasangan yang setiap hari bisa bertatap muka dan terus bersama. Kapan aku bisa merasakannya bersamamu? Aku iri..... Kenapa aku tak bisa seperti mereka?
Besok kita 1 bulan bersama loh :) kamu lupa? Atau ingat? Sepertinya lupa... Tapi percuma saja, aku tak bisa merayakannya seperti pasangan pasangan pada umumnya. Aku tak bisa mengirimkan pesan singkat untukmu, aku tak bisa se bahagia seperti yang lain...
Sayang... hanya 1 pintaku. Hapuslah jarak kita, cepat pulang. Aku benci semua ini, aku benci jarak. Aku benci jauh darimu. Aku benci menahan rindu. Aku benci disiksa jarak :')
I'm so sorry.. But I love you..
Maaf, tapi aku cinta kamu. Cinta kamu yang sudah milik orang lain.
Maaf, aku cinta orang yang seharusnya tidak aku cintai, karna rasa cintaku ini pasti akan sia-sia.
Maafkan aku, tapi aku tak bisa berhenti mencintainya? Bukankah cinta tak bisa dipaksakan?
Maaf, tapi inilah adanya. Aku mencintaimu tanpa paksaan. Tanpa alasan, dan tak perlu adanya penjelasan. Rasa ini muncul dengan sendirinya. Maaf, aku tau kamu sudah bersamanya.. Tapi aku mencintaimu. Bolehkah aku mencintaimu? Walaupun setiap hari aku harus merasakan sakit ketika aku melihatmu bersama kekasihmu?
Aku tau aku akan tersiksa, aku tau aku akan terluka parah. Tapi apa boleh buat? Hanya ini yang bisa aku lakukan. Aku bisa apa? Tak bisa apa-apa........
Aku cukup diam-diam mengagumimu, aku hanya bisa mengamatimu dari jauh. Dan sedikit mendekat ketika kamu tak bersama kekasihmu. Aku tau aku licik, aku tau aku munafik. Aku pun juga tau bahwa seharusnya aku tak mempunyai rasa sedikitpun terhadapmu.
Aku tak akan mengganggumu, percayalah..
Kamu tak perlu menganggapku ada, anggap saja aku tak pernah ada di sekitarmu. Aku pun juga ingin menjaga perasaan dia, kekasihmu...
Kita sesama perempuan, aku tau akan terasa sangat sakit jika dia tau bahwa aku mencintaimu. Aku tak akan menyakiti perasaannya. Aku pernah disakiti, bahkan oleh sosok yang hampir saja aku anggap 'SAHABAT'.
Maaf... Tapi bagaimanapun usahaku, aku tak pernah bisa melupakannya. Aku terlanjur mencintainya.
I'm so sorry, but I love you :')
Maaf, aku cinta orang yang seharusnya tidak aku cintai, karna rasa cintaku ini pasti akan sia-sia.
Maafkan aku, tapi aku tak bisa berhenti mencintainya? Bukankah cinta tak bisa dipaksakan?
Maaf, tapi inilah adanya. Aku mencintaimu tanpa paksaan. Tanpa alasan, dan tak perlu adanya penjelasan. Rasa ini muncul dengan sendirinya. Maaf, aku tau kamu sudah bersamanya.. Tapi aku mencintaimu. Bolehkah aku mencintaimu? Walaupun setiap hari aku harus merasakan sakit ketika aku melihatmu bersama kekasihmu?
Aku tau aku akan tersiksa, aku tau aku akan terluka parah. Tapi apa boleh buat? Hanya ini yang bisa aku lakukan. Aku bisa apa? Tak bisa apa-apa........
Aku cukup diam-diam mengagumimu, aku hanya bisa mengamatimu dari jauh. Dan sedikit mendekat ketika kamu tak bersama kekasihmu. Aku tau aku licik, aku tau aku munafik. Aku pun juga tau bahwa seharusnya aku tak mempunyai rasa sedikitpun terhadapmu.
Aku tak akan mengganggumu, percayalah..
Kamu tak perlu menganggapku ada, anggap saja aku tak pernah ada di sekitarmu. Aku pun juga ingin menjaga perasaan dia, kekasihmu...
Kita sesama perempuan, aku tau akan terasa sangat sakit jika dia tau bahwa aku mencintaimu. Aku tak akan menyakiti perasaannya. Aku pernah disakiti, bahkan oleh sosok yang hampir saja aku anggap 'SAHABAT'.
Maaf... Tapi bagaimanapun usahaku, aku tak pernah bisa melupakannya. Aku terlanjur mencintainya.
I'm so sorry, but I love you :')
Rabu, 28 Agustus 2013
nothing.
Ada apa denganku? Kenapa aku kembali mengingatm? Kenapa aku kembali mengingat kita yang dulu pernah ada? Kenapa aku rindu saat saat kita masih bersama? Kenapa kenangan kita tak bisa begitu saja hilang? Aku benci. Kenapa bisa seperti ini........ Aku benci mengingat semua tentang kita. Semua itu membuatku tersiksa, membuatku hancur, membuatku sesaaaakkk!!! Aku benci kenangan. Aku benci kenangan yang kau ciptakan dulu. Aku benci mengingatmu!!!
Kamu seharusnya pergi sejauh jauhnya dari hidupku, agar aku tak lagi mengingatmu. Kamu.... Kenapa sangat sulit dilupakan? Apa yang harus aku lakukan? Aku...... aku benci diriku sendiri. Aku benci diriku sendiri ketika tak bisa melupakanmu. Bodoh memang, kenapa kamu sangat sulit dilupakan, padahal kamu lah yang sering membuatku terluka.
Dan...... Aku benci kembali menatap matamu, rasanya masih sama seperti dulu. Kenapa aku masih merasa kamu adalah milikku? Tolol memang, tapi entahlah.... itu yang aku rasakan sekarang..
Aku hanya berharap, suatu saat nanti aku dan kamu akan bertemu. Kamu bersama kekasihmu yang baru. dan kau memperkenalkannya padaku, dan aku menyambutnya dengan hangat sambil menggenggam erat jemari kekasihku yang berhasil menghapus mendung di hari-hariku.
Terimakasih untuk tawa yang kau titipakn pada setiap candamu di ujung malam. Sekarang aku sadar , betapa sosok yang pernah membuatku tertawa paling kencang juga adala pria yang bisa membuatku menangis paling kencang.
Thankyou for the memories, and everything. Bye.....
Kamu seharusnya pergi sejauh jauhnya dari hidupku, agar aku tak lagi mengingatmu. Kamu.... Kenapa sangat sulit dilupakan? Apa yang harus aku lakukan? Aku...... aku benci diriku sendiri. Aku benci diriku sendiri ketika tak bisa melupakanmu. Bodoh memang, kenapa kamu sangat sulit dilupakan, padahal kamu lah yang sering membuatku terluka.
Dan...... Aku benci kembali menatap matamu, rasanya masih sama seperti dulu. Kenapa aku masih merasa kamu adalah milikku? Tolol memang, tapi entahlah.... itu yang aku rasakan sekarang..
Aku hanya berharap, suatu saat nanti aku dan kamu akan bertemu. Kamu bersama kekasihmu yang baru. dan kau memperkenalkannya padaku, dan aku menyambutnya dengan hangat sambil menggenggam erat jemari kekasihku yang berhasil menghapus mendung di hari-hariku.
Terimakasih untuk tawa yang kau titipakn pada setiap candamu di ujung malam. Sekarang aku sadar , betapa sosok yang pernah membuatku tertawa paling kencang juga adala pria yang bisa membuatku menangis paling kencang.
Thankyou for the memories, and everything. Bye.....
Dia dan dirimu.
Aku tau tak selamanya aku terpuruk dalam kesedihan ketika kamu menyakiti dan pergi begitu saja. Dan aku tau tak selamanya aku selalu menangis saat melihatmu bersama dia, yang sekarang mengisi hari-harimu.
Kehilanganmu, membuat aku mengerti arti cinta yang sebenarnya. kesabaran, keikhlasan, kesetiaan, yaa meskipun mungkin kamu tak menganggap pengorbananku untuk mempertahankanmu dulu...
Sampai dia datang. Dan mengobati lukaku, memulihkan perasaanku. Dan membuatku kembali tersenyum. Dia berbeda denganmu, tak pernah membuatku sakit se sakit yang aku rasakan saat aku bersamamu dulu. Dia baik, tak pernah kasar sepertimu dulu. Aku merasa nyaman saat bersamanya, tak ada beban apapun. Aku merasa aman saat bersama dia, meskipun dulu aku juga merasa nyaman saat bersamamu.
Entah , tapi dia hebat. Dia mampu membuatku percaya, setelah dulu aku beranggapan bahwa 'cowok itu sama saja, gak setia!" dia mampu menepiskan pendapatku. Dia membuatku merasa "Aku beruntung memilikinya".
Di satu sisi aku bersedih kehilanganmu. Tapi di sisi lain, aku berterimakasih kepadamu. Berkat kamu menyaktiku, aku bisa menemukan sosok yang lebih baik darimu, DIA. Tapi luka yang kau buat masih tetap membekas, ibarat paku yang sudah tertancap di dinding, meskipun dicabut akan tetap terlihat bekasnya. Tenang saja, aku tak akan membalasmu. Aku sudah melupakannya, ak anggap semuanya sebagai pelajaran untuk membuat hidupku lebih baik. Toh itu semua hanya masalalu. Sudah yaa, boleh kan namamu aku hapus dari otak dan hatiku? Maaf... Kamu bukan trending topic di hatiku lagi. Karna dia yang membuatku utuh kembali dari luka ku.
Terimakasih kamu, kamu mengajari aku arti cinta yang sesungguhnya. terimakasih sempat membuatku tertawa karna ulahmu, terimakasih juga sempat membuatku menangis juga karnamu. Kamu yang terindah. Bahagia bersama pilihanmu yang baru..
Terimakasih juga buat dia, yang perlahan telah mengobati lukaku, dan membuatku bangkit kembali. Jangan sakiti aku ya, aku tak ingin merasakan luka lagi. Pengalamanku sebelumnya sudah cukup membuatku hancur dan terluka.
FOR YOU : F N F .
Kehilanganmu, membuat aku mengerti arti cinta yang sebenarnya. kesabaran, keikhlasan, kesetiaan, yaa meskipun mungkin kamu tak menganggap pengorbananku untuk mempertahankanmu dulu...
Sampai dia datang. Dan mengobati lukaku, memulihkan perasaanku. Dan membuatku kembali tersenyum. Dia berbeda denganmu, tak pernah membuatku sakit se sakit yang aku rasakan saat aku bersamamu dulu. Dia baik, tak pernah kasar sepertimu dulu. Aku merasa nyaman saat bersamanya, tak ada beban apapun. Aku merasa aman saat bersama dia, meskipun dulu aku juga merasa nyaman saat bersamamu.
Entah , tapi dia hebat. Dia mampu membuatku percaya, setelah dulu aku beranggapan bahwa 'cowok itu sama saja, gak setia!" dia mampu menepiskan pendapatku. Dia membuatku merasa "Aku beruntung memilikinya".
Di satu sisi aku bersedih kehilanganmu. Tapi di sisi lain, aku berterimakasih kepadamu. Berkat kamu menyaktiku, aku bisa menemukan sosok yang lebih baik darimu, DIA. Tapi luka yang kau buat masih tetap membekas, ibarat paku yang sudah tertancap di dinding, meskipun dicabut akan tetap terlihat bekasnya. Tenang saja, aku tak akan membalasmu. Aku sudah melupakannya, ak anggap semuanya sebagai pelajaran untuk membuat hidupku lebih baik. Toh itu semua hanya masalalu. Sudah yaa, boleh kan namamu aku hapus dari otak dan hatiku? Maaf... Kamu bukan trending topic di hatiku lagi. Karna dia yang membuatku utuh kembali dari luka ku.
Terimakasih kamu, kamu mengajari aku arti cinta yang sesungguhnya. terimakasih sempat membuatku tertawa karna ulahmu, terimakasih juga sempat membuatku menangis juga karnamu. Kamu yang terindah. Bahagia bersama pilihanmu yang baru..
Terimakasih juga buat dia, yang perlahan telah mengobati lukaku, dan membuatku bangkit kembali. Jangan sakiti aku ya, aku tak ingin merasakan luka lagi. Pengalamanku sebelumnya sudah cukup membuatku hancur dan terluka.
FOR YOU : F N F .
Jumat, 02 Agustus 2013
I'm already GONE...
Baru terasa sekarang rupanya ..
Kamu semakin sulit dilupakan, kenangan yang dulu masih terus melekat, senyummu masih terus teringat di otakku, suaramu masih sangat jelas terekam. Rasanya sulit untuk dilupakan, dan tak mungkin aku lupakan..
Aku bisa, aku bisa terus mengingatmu tanpa mengganggumu, aku juga bisa masih terus memperhatikanmu tanpa kau ketahui. Percayalah.. Aku tak akan mengganggumu yang telah berbahagia bersamanya..
Aku juga tak akan merusak kebahagiaan kalian, karna aku tau. rasanya sangat pedih. Aku pernah merasakannya, dulu..
Siapa juga yang akan tega merusak hubungan orang? Aku tak akan tega. Tapi... apa aku salah jika aku tetap memilih bertahan? Aku janji.. aku tak akan mengganggumu, aku sudah mulai bisa melupakanmu, meskipun belum seratus persen. Aku selalu berusaha tak mengingatmu setiap hari, tapi kenapa selalu ada saja kejadian yang kembali mengingatkanku padamu. Aku benci.
Andai saja aku boleh memilih, aku memilih tidak pernah mengenalmu daripada harus berakhir menyakitkan seperti ini. Aku juga akan memilih untuk tidak pernah menyayangimu kalau akhirnya kamu susah untuk dilupakan.
Boleh ya aku tetap seperti ini, aku akan lebih merasa terbebani kalau harus melupakanmu dengan terpaksa.
Tapi apa aku masih boleh menyayangimu? Ah... aku tau, aku sudah tak ada hak. Tak apa, aku yang akan pergi. Aku rela :') asal jangan orang lain yang merasakan.
Tapi, masih pantaskah aku cemburu melihatmu bersama dia? AKU TAK PANTAS CEMBURU! Harusnya aku pergi jauh dari hidup kalian.
Maaf aku lancang masih mempunyai perasaan ini, aku berjanji untuk segera pergi dari hidup kalian. Berbahagialah... Aku turut bahagia untuk kalian :)
Kamu semakin sulit dilupakan, kenangan yang dulu masih terus melekat, senyummu masih terus teringat di otakku, suaramu masih sangat jelas terekam. Rasanya sulit untuk dilupakan, dan tak mungkin aku lupakan..
Aku bisa, aku bisa terus mengingatmu tanpa mengganggumu, aku juga bisa masih terus memperhatikanmu tanpa kau ketahui. Percayalah.. Aku tak akan mengganggumu yang telah berbahagia bersamanya..
Aku juga tak akan merusak kebahagiaan kalian, karna aku tau. rasanya sangat pedih. Aku pernah merasakannya, dulu..
Siapa juga yang akan tega merusak hubungan orang? Aku tak akan tega. Tapi... apa aku salah jika aku tetap memilih bertahan? Aku janji.. aku tak akan mengganggumu, aku sudah mulai bisa melupakanmu, meskipun belum seratus persen. Aku selalu berusaha tak mengingatmu setiap hari, tapi kenapa selalu ada saja kejadian yang kembali mengingatkanku padamu. Aku benci.
Andai saja aku boleh memilih, aku memilih tidak pernah mengenalmu daripada harus berakhir menyakitkan seperti ini. Aku juga akan memilih untuk tidak pernah menyayangimu kalau akhirnya kamu susah untuk dilupakan.
Boleh ya aku tetap seperti ini, aku akan lebih merasa terbebani kalau harus melupakanmu dengan terpaksa.
Tapi apa aku masih boleh menyayangimu? Ah... aku tau, aku sudah tak ada hak. Tak apa, aku yang akan pergi. Aku rela :') asal jangan orang lain yang merasakan.
Tapi, masih pantaskah aku cemburu melihatmu bersama dia? AKU TAK PANTAS CEMBURU! Harusnya aku pergi jauh dari hidup kalian.
Maaf aku lancang masih mempunyai perasaan ini, aku berjanji untuk segera pergi dari hidup kalian. Berbahagialah... Aku turut bahagia untuk kalian :)
Sabtu, 27 Juli 2013
Entah..
Rasanya aku sudah mulai membaik. Aku sudah mulai bangkit dari kenyataan yang sebelumnya bisa aku terima. Aku sudah mulai bisa menerima kenyataan.
Aku tau, bahwa akhirnya akan seperti ini. Aku sudah menduga dari awal kita bersama. Kamu tak akan bisa berpaling darinya, sekalipun bisa mungkin tak akan lama. Mungkin kalian jodoh :)
Kalian saling sayang kan? Kalian saling cinta kan? Iya.. Keadaannya tetap sama dari dulu, meski kamu sempat jadi milikku. Aku tau kamu gak akan bisa lama jauh dari dia. Ya, aku terima..
Tapi.............................
Sebenarnya aku bosan, setiap hari membicarakan kamu di depan teman-temanku. Bukan hanya kamu saja, tapi kalian. Aku juga bosan, kenapa aku harus merasakan sesak yang sama menyakitkannya saat aku melihat kalian bersama? Kenapa se-susah ini? :( Aku selalu berkata aku baik-baik saja. Ya memang semua terasa baik baik saja saat aku tak melihat kalian. Tapi rasanya berbeda setelah aku melihat kalian. Miris rasanya..
Kadang aku masih suka teringat tentang perkataanmu. Katamu dulu kan.. "aku sayang kamu" cuman dulu kan.. Aku sadar, semua sudah terjadi. Dan sekarang aku hanyalah serpihan kisah masalalumu yang gak penting keberadaannya di otak dan hatimu. Mungkin yang ada di hati dan otakmu hanya "DIA DIA DAN DIA" semua tentang dia. Tak ada sedikitpun "AKU" yang terselip di otakmu.
Aneh rasanya..... Aku masih saja cemburu. Padahal apa gunanya aku cemburu? Toh kamu juga gak bakal mengerti tentang hatiku. Pft, sampai kapan aku seperti ini? Kapan aku bisa pergi dan mencari kebahagiaanku sendiri? KAPAN ??!! Buat nangis pun sekarang rasanya sudah nggak bisa. Aku capek, capek sabar. Capek nangis kalo inget tentang kita. Tentang kita yang DULU pernah bersama.
Kalau memang takdirmu besok dia, aku ikhlas ya Allah :"( Aku gak akan menolak takdirMU. Aku akan terima..
Jika dia memang jodohku, buatlah dia kembali.. Tapi jika dia memang bukan jodohku, lapangkanlah hatiku. Buatlah aku kuat menerima semuanya :')
Sebaiknya aku tak mengganggu kalian mulai dari sekarang, sebaiknya aku pergi dari hidupmu juga. Sulit memang, tapi aku bisa apa selain pergi menjauh? Aku takut dia merasakan apa yang aku rasakan dulu..
Aku takut dia merasakan sakit yang jaauuhhh lebih mendalam dari yang aku rasakan.
Sudah yaa, aku mohon. Jaga dia, jaga hatinya. Buat dia bahagia, jangan kecewakan dia. Karna aku belum sempat membuatnya bahagia.
Kamu, cukup aku aja yang kamu perlakukan seperti ini. Jangan yang lain.. Karna sakit rasanya diperlakukan seperti ini. Aku takut jika suatu saat Allah membalasnya :')
Aku juga takut kalau kamu terluka. Meskipun aku terlihat sudah membencimu.. Tapi hati kecilku masih mengatakan aku sayang kamu.. Karna bagaimana aku bisa membencimu, kalau di hatiku sudah terlebih dahulu tertanam cinta.
Jangan lupain aku ya, jangan lupain KITA yang dulu pernah ada.. Jangan lupain "ILYSM" yang dulu pernah aku ucapin ke kamu :"( I'm gonna miss you. I'm gonna love you FOREVER :')
*Always remember, 19 Juni 2012. Jalan Anyelir, Kampung Inggris Pare, Kediri :')
Aku tau, bahwa akhirnya akan seperti ini. Aku sudah menduga dari awal kita bersama. Kamu tak akan bisa berpaling darinya, sekalipun bisa mungkin tak akan lama. Mungkin kalian jodoh :)
Kalian saling sayang kan? Kalian saling cinta kan? Iya.. Keadaannya tetap sama dari dulu, meski kamu sempat jadi milikku. Aku tau kamu gak akan bisa lama jauh dari dia. Ya, aku terima..
Tapi.............................
Sebenarnya aku bosan, setiap hari membicarakan kamu di depan teman-temanku. Bukan hanya kamu saja, tapi kalian. Aku juga bosan, kenapa aku harus merasakan sesak yang sama menyakitkannya saat aku melihat kalian bersama? Kenapa se-susah ini? :( Aku selalu berkata aku baik-baik saja. Ya memang semua terasa baik baik saja saat aku tak melihat kalian. Tapi rasanya berbeda setelah aku melihat kalian. Miris rasanya..
Kadang aku masih suka teringat tentang perkataanmu. Katamu dulu kan.. "aku sayang kamu" cuman dulu kan.. Aku sadar, semua sudah terjadi. Dan sekarang aku hanyalah serpihan kisah masalalumu yang gak penting keberadaannya di otak dan hatimu. Mungkin yang ada di hati dan otakmu hanya "DIA DIA DAN DIA" semua tentang dia. Tak ada sedikitpun "AKU" yang terselip di otakmu.
Aneh rasanya..... Aku masih saja cemburu. Padahal apa gunanya aku cemburu? Toh kamu juga gak bakal mengerti tentang hatiku. Pft, sampai kapan aku seperti ini? Kapan aku bisa pergi dan mencari kebahagiaanku sendiri? KAPAN ??!! Buat nangis pun sekarang rasanya sudah nggak bisa. Aku capek, capek sabar. Capek nangis kalo inget tentang kita. Tentang kita yang DULU pernah bersama.
Kalau memang takdirmu besok dia, aku ikhlas ya Allah :"( Aku gak akan menolak takdirMU. Aku akan terima..
Jika dia memang jodohku, buatlah dia kembali.. Tapi jika dia memang bukan jodohku, lapangkanlah hatiku. Buatlah aku kuat menerima semuanya :')
Sebaiknya aku tak mengganggu kalian mulai dari sekarang, sebaiknya aku pergi dari hidupmu juga. Sulit memang, tapi aku bisa apa selain pergi menjauh? Aku takut dia merasakan apa yang aku rasakan dulu..
Aku takut dia merasakan sakit yang jaauuhhh lebih mendalam dari yang aku rasakan.
Sudah yaa, aku mohon. Jaga dia, jaga hatinya. Buat dia bahagia, jangan kecewakan dia. Karna aku belum sempat membuatnya bahagia.
Kamu, cukup aku aja yang kamu perlakukan seperti ini. Jangan yang lain.. Karna sakit rasanya diperlakukan seperti ini. Aku takut jika suatu saat Allah membalasnya :')
Aku juga takut kalau kamu terluka. Meskipun aku terlihat sudah membencimu.. Tapi hati kecilku masih mengatakan aku sayang kamu.. Karna bagaimana aku bisa membencimu, kalau di hatiku sudah terlebih dahulu tertanam cinta.
Jangan lupain aku ya, jangan lupain KITA yang dulu pernah ada.. Jangan lupain "ILYSM" yang dulu pernah aku ucapin ke kamu :"( I'm gonna miss you. I'm gonna love you FOREVER :')
*Always remember, 19 Juni 2012. Jalan Anyelir, Kampung Inggris Pare, Kediri :')
Jumat, 05 Juli 2013
1 Bulan yang lalu..
Hmm.. Gak kerasa ya udah 1 bulan aja kamu pergi :)
1 bulan yang lalu aku masih sama kamu loh, tapi sekarang kamu sudah bahagia. Bahagia sama siapa? Sama dia! :) hehe
Sekarang keadaannya udah beda, udah nggak kayak 1 bulan yang lalu. Pas kamu masih disini, masih sama aku.
Tapi aku udah ngerasa semua kembali normal, dan aku kembali ke kehidupanku lebih dari 1 tahun yang lalu.. Sebelum sama kamu.
Aku sudah mulai terbiasa dengan status baruku yang seperti ini, aku sudah mulai terbiasa jika setiap hari aku hari kesepian dan aku harus menahan rinduku.
Aku harus menahan egoku untuk berharap kamu balik lagi ke aku kayak dulu. Yaa, semuanya udah nggak mungkin.
Aku juga lebih baik gak banyak berharap daripada nanti aku yang kecewa lagi. Kamu tau? Gak mudah loh di posisiku saat ini.
Aku masih benar-benar sayang sama orang yang mungkin udah nggak sayang sama aku, bahkan mungkin sudah nggak anggep aku ada. Aku masih benar-benar peduli sama kamu! Sama kamu yang belum tentu nganggep aku ada.
Aku bisa apa? Aku harus apa? Nothing..!!!
Susah! Susah lupain kamu yang sudah terlanjur lama ngisi hari-hariku. Lupain kamu yang udah lama aku sayang.. Hmmm, kenapa kamu mudah?
Ajari aku........ Ajari aku cara melupakanmu secepat kamu melupakan aku..
Ajari aku mencintai orang lain, secepat kamu pergi dan mencintai orang lain..
Karna aku gak mungkin seperti ini terus menerus, karna aku gak akan mungkin mencintai orang yang sudah bahagia bersama yang lain, karna aku gak akan mungkin mengganggu hubungan kalian,, KARNA AKU GAK AKAN MUNGKIN SANGGUP TERUS BERTAHAN JIKA SUATU SAAT MELIHATMU BAHAGIA BERSAMA DIA!! :') Maafkan aku..
1 bulan yang lalu aku masih sama kamu loh, tapi sekarang kamu sudah bahagia. Bahagia sama siapa? Sama dia! :) hehe
Sekarang keadaannya udah beda, udah nggak kayak 1 bulan yang lalu. Pas kamu masih disini, masih sama aku.
Tapi aku udah ngerasa semua kembali normal, dan aku kembali ke kehidupanku lebih dari 1 tahun yang lalu.. Sebelum sama kamu.
Aku sudah mulai terbiasa dengan status baruku yang seperti ini, aku sudah mulai terbiasa jika setiap hari aku hari kesepian dan aku harus menahan rinduku.
Aku harus menahan egoku untuk berharap kamu balik lagi ke aku kayak dulu. Yaa, semuanya udah nggak mungkin.
Aku juga lebih baik gak banyak berharap daripada nanti aku yang kecewa lagi. Kamu tau? Gak mudah loh di posisiku saat ini.
Aku masih benar-benar sayang sama orang yang mungkin udah nggak sayang sama aku, bahkan mungkin sudah nggak anggep aku ada. Aku masih benar-benar peduli sama kamu! Sama kamu yang belum tentu nganggep aku ada.
Aku bisa apa? Aku harus apa? Nothing..!!!
Susah! Susah lupain kamu yang sudah terlanjur lama ngisi hari-hariku. Lupain kamu yang udah lama aku sayang.. Hmmm, kenapa kamu mudah?
Ajari aku........ Ajari aku cara melupakanmu secepat kamu melupakan aku..
Ajari aku mencintai orang lain, secepat kamu pergi dan mencintai orang lain..
Karna aku gak mungkin seperti ini terus menerus, karna aku gak akan mungkin mencintai orang yang sudah bahagia bersama yang lain, karna aku gak akan mungkin mengganggu hubungan kalian,, KARNA AKU GAK AKAN MUNGKIN SANGGUP TERUS BERTAHAN JIKA SUATU SAAT MELIHATMU BAHAGIA BERSAMA DIA!! :') Maafkan aku..
Sabtu, 29 Juni 2013
Kamu tau?
Kamu tau? Meng-ikhlaskan itu nggak semudah yang aku bayangkan dan aku ucapkan..
Aku kira.. Aku hanya tinggal mencari penggantimu dan dengan mudahnya kamu pergi dari hati dan otakku.
Tenyata aku salah, salah besar...!!
Nggak semudah itu buat ikhlas yang bener-bener ikhlas tanpa nyimpen lagi dendam, sakit hati, marah atau apapun..
Masih susah buat pergi begitu saja, tanpa merasa aku baik-baik saja.
Tapi keadaanya, aku masih sering berkata 'aku tak apa, aku baik-baik saja' yaa, aku bisa bilang apa lagi selain itu? Aku cuman ingin terlihat kuat dan baik-baik saja..
Aku baik-baik saja, tenang saja..
Bahagia sama dia yaa, cukup aku saja yang merasa sakit hati, jangan dia ;)
Jaga dia baik-baik ya..
Jangan kecewakan dia, seperti aku yang dulu sering ngecewain dia :)
Pergi saja, jangan hiraukan aku disini... Aku akan selalu bahagia disini, aku akan selalu bisa bahagia tanpamu. Walaupun keadaannya bukan seperti yang aku harapkan. Meskipun kadang aku tak pernah bisa merasakan apa yang aku inginkan..
Sudah tak perlu lagi rasa rinduku unutkmu, tak perlu lagi ada rasa kahwatir jika aku tak lagi membicarakanmu mengendalikan perasaanku. KAMU DENGANNYA DAN AKU BAHAGIA... ITULAH CINTA! :)
Aku kira.. Aku hanya tinggal mencari penggantimu dan dengan mudahnya kamu pergi dari hati dan otakku.
Tenyata aku salah, salah besar...!!
Nggak semudah itu buat ikhlas yang bener-bener ikhlas tanpa nyimpen lagi dendam, sakit hati, marah atau apapun..
Masih susah buat pergi begitu saja, tanpa merasa aku baik-baik saja.
Tapi keadaanya, aku masih sering berkata 'aku tak apa, aku baik-baik saja' yaa, aku bisa bilang apa lagi selain itu? Aku cuman ingin terlihat kuat dan baik-baik saja..
Aku baik-baik saja, tenang saja..
Bahagia sama dia yaa, cukup aku saja yang merasa sakit hati, jangan dia ;)
Jaga dia baik-baik ya..
Jangan kecewakan dia, seperti aku yang dulu sering ngecewain dia :)
Pergi saja, jangan hiraukan aku disini... Aku akan selalu bahagia disini, aku akan selalu bisa bahagia tanpamu. Walaupun keadaannya bukan seperti yang aku harapkan. Meskipun kadang aku tak pernah bisa merasakan apa yang aku inginkan..
Sudah tak perlu lagi rasa rinduku unutkmu, tak perlu lagi ada rasa kahwatir jika aku tak lagi membicarakanmu mengendalikan perasaanku. KAMU DENGANNYA DAN AKU BAHAGIA... ITULAH CINTA! :)
Rabu, 05 Juni 2013
Tanpamu..
Hmm..... 1 hari tanpamu..
Masih ada yang mengganjal rasanya dihatiku, masih ada kekecewaan yang mendalam dihatiku, masih ada rasa belum sepenuhnya meng-ikhlaskan semuanya..
Aku masih perlu adaptasi, mengkondisikan hati dan badanku untuk tidak selalu merindukanmu, untuk tidak selalu mencarimu, untuk tidak selalu menghawatirkanmu..
Karna sekarang, keadaannya sudah berbeda. Sudah bukan seperti dulu, aku sudah bukan yang pertama lagi.. Dan kamu? Sudah bukan trending topic di otakku lagi..
Aku masih perlu bersabar, dan menerima semuanya. Sebenarnya.... Meskipun aku mencoba terlihat ikhlas dan merelakan, aku masih sering menangis saat mengingatmu..
Maafkan aku, aku masih menyayangimu. Maafkan aku, aku masih mengingatmu. Aku tau, aku sudah tak ada lagi hak..
Tapi aku bisa apa? Kalau saja hatiku bisa diperintah untuk segera melupakanmu aku akan melakukannya sejak dulu..
Semoga aku masih bisa menganggapmu teman ya? Meskipun aku merasakan nyeri di hatiku saat aku melihatmu..
Aku menyayangimu, sebagai TEMAN :')
Masih ada yang mengganjal rasanya dihatiku, masih ada kekecewaan yang mendalam dihatiku, masih ada rasa belum sepenuhnya meng-ikhlaskan semuanya..
Aku masih perlu adaptasi, mengkondisikan hati dan badanku untuk tidak selalu merindukanmu, untuk tidak selalu mencarimu, untuk tidak selalu menghawatirkanmu..
Karna sekarang, keadaannya sudah berbeda. Sudah bukan seperti dulu, aku sudah bukan yang pertama lagi.. Dan kamu? Sudah bukan trending topic di otakku lagi..
Aku masih perlu bersabar, dan menerima semuanya. Sebenarnya.... Meskipun aku mencoba terlihat ikhlas dan merelakan, aku masih sering menangis saat mengingatmu..
Maafkan aku, aku masih menyayangimu. Maafkan aku, aku masih mengingatmu. Aku tau, aku sudah tak ada lagi hak..
Tapi aku bisa apa? Kalau saja hatiku bisa diperintah untuk segera melupakanmu aku akan melakukannya sejak dulu..
Semoga aku masih bisa menganggapmu teman ya? Meskipun aku merasakan nyeri di hatiku saat aku melihatmu..
Aku menyayangimu, sebagai TEMAN :')
Senin, 03 Juni 2013
Sepertinya ada yang salah..
Sepertinya ada yang salah disini..
Aku sudah merasa kita bukan seperti dulu, aku sudah nggak merasakan "KITA" lagi. Yang ada hanya "AKU" dan "KAMU" yang saling terpisah..
Sudah nggak ada lagi kabar, nggak ada lagi pesan manis yang buat aku tersenyum :')
Aku merindukanmu yang dulu, "KITA" yang dulu, bukan yang sekarang........
Ada yang salah pada "KITA" entah aku yang berubah, atau kamu yang berubah, atau mungkin cinta kita yang berubah? Apa udah nggak kayak dulu lagi? Aku capek... Capek nahan semuanya, capek SOK NGGAK ADA APA-APA padahal ADA APA-APANYA.
Kalau boleh meminta, kembalilah seperti dulu. Apa itu susah? Apa kamu keberatan? Atau aku yang terlalu menuntut banyak darimu? :')
Yaa, meski kamu telah sakiti aku cinta ini akan selalu memaafkan dan aku percaya nanti engkau mengerti bila cintaku takkan mati..
Tak tahu apa nama hubungan kita, Tak tahu lagi akan bagaimana..
Walau banyak tekanan pada hubungan kita, namun aku harus tegar menghadapinya..
Walau banyak masalah diantara kita, namun hatiku hanya untukmu.. :')
Lucu memang, kenapa aku masih saja bertahan di dalam keadaan yang sudah tidak mungkin untukku?
Lucu memang, kenapa aku masih bisa tersenyum manis padahal sebenarnya untuk tersenyum pun sangat susah..
Lucu memang, aku masih saja mengharapkanmu. Padahal hanya luka yang aku dapat..
Pernahkah kamu merasakan apa yang aku rasakan? Pernahkah kau sadar, berapa besar luka yang aku dapat darimu?
Sepi, sendiri, terlupakan. Dan kau menghilang begitu saja?
Dan diriku terdiam dalam angan, sepi dan menggigil dalam ketakutan. Menyadari bahwa betapa jauh dirimu, betapa sunyi jiwaku..
Adakah rasamu sama dengan rasaku? Ataukah rasa ini hanya sebatas harapan?
Hal terindah itu adalah melihat kembali senyummu.. Dan sakitnya, senyum itu bukan untukku :')
Aku sudah merasa kita bukan seperti dulu, aku sudah nggak merasakan "KITA" lagi. Yang ada hanya "AKU" dan "KAMU" yang saling terpisah..
Sudah nggak ada lagi kabar, nggak ada lagi pesan manis yang buat aku tersenyum :')
Aku merindukanmu yang dulu, "KITA" yang dulu, bukan yang sekarang........
Ada yang salah pada "KITA" entah aku yang berubah, atau kamu yang berubah, atau mungkin cinta kita yang berubah? Apa udah nggak kayak dulu lagi? Aku capek... Capek nahan semuanya, capek SOK NGGAK ADA APA-APA padahal ADA APA-APANYA.
Kalau boleh meminta, kembalilah seperti dulu. Apa itu susah? Apa kamu keberatan? Atau aku yang terlalu menuntut banyak darimu? :')
Yaa, meski kamu telah sakiti aku cinta ini akan selalu memaafkan dan aku percaya nanti engkau mengerti bila cintaku takkan mati..
Tak tahu apa nama hubungan kita, Tak tahu lagi akan bagaimana..
Walau banyak tekanan pada hubungan kita, namun aku harus tegar menghadapinya..
Walau banyak masalah diantara kita, namun hatiku hanya untukmu.. :')
Lucu memang, kenapa aku masih saja bertahan di dalam keadaan yang sudah tidak mungkin untukku?
Lucu memang, kenapa aku masih bisa tersenyum manis padahal sebenarnya untuk tersenyum pun sangat susah..
Lucu memang, aku masih saja mengharapkanmu. Padahal hanya luka yang aku dapat..
Pernahkah kamu merasakan apa yang aku rasakan? Pernahkah kau sadar, berapa besar luka yang aku dapat darimu?
Sepi, sendiri, terlupakan. Dan kau menghilang begitu saja?
Dan diriku terdiam dalam angan, sepi dan menggigil dalam ketakutan. Menyadari bahwa betapa jauh dirimu, betapa sunyi jiwaku..
Adakah rasamu sama dengan rasaku? Ataukah rasa ini hanya sebatas harapan?
Hal terindah itu adalah melihat kembali senyummu.. Dan sakitnya, senyum itu bukan untukku :')
"Apa masih ada harapan untuk melihat kamu yang dulu? Ataukah memang aku yang terlalu berharap? Entahlah..............."
Minggu, 19 Mei 2013
8AngryBird !!
Yayyy, posting kali ini mau sedikit membagi foto-foto dari kelas 8A Spega ;;D
Kita mulai dari Anggota 5D aja ya, ini awal ceritanya dari tugas listening dari bu Mona.. Disuruh nyanyi bahasa inggris trus pake video kilp. Alhasil, Luki, Kidung, Erfan, Reztu, dan Fauzi membuat grup bernama 5D dan menyanyikan lagu "What makes you beautiful"
Ini dia foto-fotonya............
Kita mulai dari Anggota 5D aja ya, ini awal ceritanya dari tugas listening dari bu Mona.. Disuruh nyanyi bahasa inggris trus pake video kilp. Alhasil, Luki, Kidung, Erfan, Reztu, dan Fauzi membuat grup bernama 5D dan menyanyikan lagu "What makes you beautiful"
Ini dia foto-fotonya............
Maaf ya.. cuman punya foto 5D yang lain nggak aku simpen hehe ;;D
Berikutnya foto kita waktu foto bersama setelah pelajaran olahraga ;;) Kita lihat yuk fotonya.........
Sekarang waktunya upload foto waktu emmm apa yaa? Waktu ultahnya Eka dulu yaa ;;) yuk mari kita lihat.....
Cowoknya cuman 4 sih, yang lain udah keburu pulang. Sekarang pas ultahnya Tika ya? ;;)
Nah... Sampai sini dulu ya, buat ultah Nisa di post berikutnya aja. See yaa ;;)
Besok 8A mau tampil drama loh u,u semoga sukses yaa!!!!
Sabtu, 18 Mei 2013
just posted
Mungkin gak selamanya kebahagiaan itu selalu ada dengan abadi
Terkadang kebahagiaan itu juga hanya ada di awal dalam suatu hal
Dan kebahagiaan yang hanya ada di awal pasti di akhiri dengan cucuran air mata
Ada orang berkata, kebahagiaan sesungguhnya ada di dalam CINTA
Apakah itu benar ??
Jika cinta seperti sekotak coklat yang manis, mengapa harus ada tangisan?
Namun jika cinta itu sampah, mengapa banyak orang yang mencari ?
Permainan apa ini ?
Terkadang kebahagiaan itu juga hanya ada di awal dalam suatu hal
Dan kebahagiaan yang hanya ada di awal pasti di akhiri dengan cucuran air mata
Ada orang berkata, kebahagiaan sesungguhnya ada di dalam CINTA
Apakah itu benar ??
Jika cinta seperti sekotak coklat yang manis, mengapa harus ada tangisan?
Namun jika cinta itu sampah, mengapa banyak orang yang mencari ?
Permainan apa ini ?
Selasa, 14 Mei 2013
Bolehkah?
Bolehkah aku bersandar di pundakmu? Sejenak, untuk bercerita semua keluhku?
Bolehkah aku menangis sebentarrr saja.. untuk membuat semua terasa ringan?
Janji ya.. temani aku menghabiskan semua kesedihanku malam ini..
Dengarkan semua isi hatiku ya?
Sepertinya aku kehabisan kata-kata ya, apakah karna semuanya telah jatuh menjadi bulir airmata? sehingga tidak dapat lagi kurangkai setiap kata?
Aku memang pernah berkata, aku kuat. tapi, tidak bisakah sejenak aku menjadi manusia biasa? Aku hanya tidak ingin berpura-pura kuat di depan mereka semua.. Tidak bolehkah aku mengeluh? Sekejap saja..
Janji ya, temani aku menghabiskan dinginnya rintik hujan saat ini.
Aku takut, takut menghadapi senja. Aku takut senja kembali mengingatkanku padanya. Di langit senja begitu banyak namanya tertambat diantara langit merah, atau malam...
Aaku lelah.. aku ingin dimengerti sekali saja..
Aku tak tahu sudah seberapa banyak aku mengerti. Tapi kali ini cukup, aku sudah benar-benar mengerti.
Mungkin memang tak seberapa sering, tapi aku yakin aku lebih banyak mengerti. Aku selalu memaklumi. Tapi kumohon, kali ini biarkan aku yang dimengerti..
Karena aku sudah cukup lelah menghadapi hidup..
Menghadapi kenyataan bahwa aku tak luar biasa, bahwa hatiku ternyata sedang rapuh, bahwa aku sedang ingin banyak tersenyum, bahwa aku tak ingin lagi menangis. Sulit memang.
Air mata itu seperti teman, selalu ada dan tak ada habisnya. Tapi ku yakin bisa, karena biasanya selalu bisa..
Ini hanya kali ini, aku ingin di dengar. Aku ingin dimengerti, aku sedang di ambang kerapuhanku.
Meski disisi lain aku ingin tahu, sejauh mana aku bisa bertahan. Bahwa aku tegar. Bahwa aku mampu melewati semua ada masanya..
Bolehkah aku menangis sebentarrr saja.. untuk membuat semua terasa ringan?
Janji ya.. temani aku menghabiskan semua kesedihanku malam ini..
Dengarkan semua isi hatiku ya?
Sepertinya aku kehabisan kata-kata ya, apakah karna semuanya telah jatuh menjadi bulir airmata? sehingga tidak dapat lagi kurangkai setiap kata?
Aku memang pernah berkata, aku kuat. tapi, tidak bisakah sejenak aku menjadi manusia biasa? Aku hanya tidak ingin berpura-pura kuat di depan mereka semua.. Tidak bolehkah aku mengeluh? Sekejap saja..
Janji ya, temani aku menghabiskan dinginnya rintik hujan saat ini.
Aku takut, takut menghadapi senja. Aku takut senja kembali mengingatkanku padanya. Di langit senja begitu banyak namanya tertambat diantara langit merah, atau malam...
Aaku lelah.. aku ingin dimengerti sekali saja..
Aku tak tahu sudah seberapa banyak aku mengerti. Tapi kali ini cukup, aku sudah benar-benar mengerti.
Mungkin memang tak seberapa sering, tapi aku yakin aku lebih banyak mengerti. Aku selalu memaklumi. Tapi kumohon, kali ini biarkan aku yang dimengerti..
Karena aku sudah cukup lelah menghadapi hidup..
Menghadapi kenyataan bahwa aku tak luar biasa, bahwa hatiku ternyata sedang rapuh, bahwa aku sedang ingin banyak tersenyum, bahwa aku tak ingin lagi menangis. Sulit memang.
Air mata itu seperti teman, selalu ada dan tak ada habisnya. Tapi ku yakin bisa, karena biasanya selalu bisa..
Ini hanya kali ini, aku ingin di dengar. Aku ingin dimengerti, aku sedang di ambang kerapuhanku.
Meski disisi lain aku ingin tahu, sejauh mana aku bisa bertahan. Bahwa aku tegar. Bahwa aku mampu melewati semua ada masanya..
Sabtu, 04 Mei 2013
:')
Aku hanya termangu di dekat sebuah keranda bisu yang membawamu pergi, gerimis turun, langit pun berwajah mendung, suram dan kelabu.
Aku masih saja termangu, tidak percaya apa yang telah ku saksikan di depan mataku, engkau diam terbujur kaku dalam balutan kelu, suaramu ku dengar hanya lewat angin, tatap matamu ku lihat dalam remang.
Tak ada lagi senyum ataupun cerita lucu yang biasa dirangkai dalam cengkrama kita. Tidak ada.
Mata ini hanya berkaca-kaca, tapi kemudian bergulir menyusuri pipiku, bahkan ada yang jatuh setetes demi setetes, lantaran sudah tak kuasa ku bendung, seolah mengikuti irama gerimis yang turut mewarnai kesedihan di hatiku. Air mata ini untukmu sahabat, atas segumpal keluh tentang pahatan perjalanan kita yang sudah melewati sekian musim di ladang-ladang kehidupan kita.
Mestikah aku kecewa karena namamu sudah terlanjur ku lukis mawar jingga di buku persahabatan kita?
Kurajut hari-hari kebersamaan itu pada selembar angan yang sudah kusam warnanya, perjalanan itu dalam pendakian duka maupun dalam dataran suka cita, menggenangi di pelupuk mataku, semuanya seperti menyisakan kenangan yang tak terhingga dalam sanubari, sembari bertanya aku pada angin yang akan mengusungmu pergi jauh dari hatiku...
Aku masih saja termangu, tidak percaya apa yang telah ku saksikan di depan mataku, engkau diam terbujur kaku dalam balutan kelu, suaramu ku dengar hanya lewat angin, tatap matamu ku lihat dalam remang.
Tak ada lagi senyum ataupun cerita lucu yang biasa dirangkai dalam cengkrama kita. Tidak ada.
Mata ini hanya berkaca-kaca, tapi kemudian bergulir menyusuri pipiku, bahkan ada yang jatuh setetes demi setetes, lantaran sudah tak kuasa ku bendung, seolah mengikuti irama gerimis yang turut mewarnai kesedihan di hatiku. Air mata ini untukmu sahabat, atas segumpal keluh tentang pahatan perjalanan kita yang sudah melewati sekian musim di ladang-ladang kehidupan kita.
Mestikah aku kecewa karena namamu sudah terlanjur ku lukis mawar jingga di buku persahabatan kita?
Kurajut hari-hari kebersamaan itu pada selembar angan yang sudah kusam warnanya, perjalanan itu dalam pendakian duka maupun dalam dataran suka cita, menggenangi di pelupuk mataku, semuanya seperti menyisakan kenangan yang tak terhingga dalam sanubari, sembari bertanya aku pada angin yang akan mengusungmu pergi jauh dari hatiku...
HAPPY BIRTHDAY ADEL !! ♥♥
Allah hanya mengizinkan aku mengenalmu 1 tahun :)
Berbagi bersama.. suka dan duka :)
Banyak pengalaman yang udah aku lewatkan bareng kamu :)
Kita tertawa bersama, menangis bersama :)
Nggak kerasa, sudah lama kamu pergi, tapi sampai sekarang rasanya kamu masih disini. Masih bersamaku :)
6 Mei besok, seharusnya usiamu genap 15 Tahun :) tapi Allah sayang kamu, Allah mengambil kamu dari kita begitu cepat :) Masih ada rasa yang mengganjal di hati, tapi aku mencoba untuk meng ikhlaskan :)
Tahun lalu, kamu masih sempat merayakan ulang tahunmu yang ke-14 berasama kita, teman-teman dan sahabatmu :)
Kamu tersenyum bahagia saat itu :)
Ketawa bareng yaa kita pas itu :)
Jadi pingin ngerayain ultahmu lagi del :')
Maaf... Aku nggak bisa ngasih apa-apa di ulangtahunmu yang ke-15 ini..
Aku cuman berharap kamu bahagia disana :') Kamu kerasan disana :') Kamu tenang ya disana :')
Aku disini selalalu bantu doa buat kamu :') aku cuman bisa ngasih kamu doa doa dan doa :') jangan marah sama aku ya...
Maafin aku kalau selama ini aku punya salah kamu, maaf kalau aku sering buat kamu marah, ngambek :') tapi aku ngelakuin itu soalnya aku sayaaang sama kamu :) kamu sahabatku, dan tetep jadi sahabatku sampai kapanpun :')
Aku bakal tetep kangen sama kamu sampai kapanpun, semoga kita bisa ketemu disana ya :')
Aku sayang kamu, kita sayang kamu :') doa kita selalu menyertaimu...
HAPPY BIRTHDAY MY BELOVED FRIEND ADELIA NINDYA GAYATRI, RHYME IN PEACE, WE LOVE YOU !!! :')
Langganan:
Postingan (Atom)







