Senin, 30 Desember 2013

I'm already gone 2013.....

Ya, pada akhirnya ternyata satu tahun nggak selama yang aku bayangkan, nggak se-indah yang aku impikan, dan nggak SEMENARIK yang aku harapkan. 2 hari menuju 2014 dan aku masih terperangkap dalam kenangan masalalu di tahun 2013 yang suram.

2 hari lagi, aku harap menjadi tahun yang lebih baik daripada tahun ini. Menjadi bulan yang penuh suka cita, bukan duka cita. Memang, tahun lalu pun aku sempat berharap seperti ini, tapi ternyata... Manusia memang hanya bisa berandai-andai, tapi tetap tuhan yang sudah merencanakan skenario yang terbaik untuk umatnya.

----

Next, aku belajar banyak di tahun ini. Bagaimana caranya bersikap sabar dan ikhlas, serta bersikap untuk menjadi kuat dan tangguh. Aku juga banyak belajar bagaimana menjadi lebih menghargai perasaan orang lain, dan belajar untuk lebih menerima keadaan,
Di tahun ini, tahun 2013 aku lebih banyak berkorban masalah hati. Kehilangan orang yang benar benar aku sayang adalah kenangan terpahit di tahun 2013. Tapi apa boleh buat? Life must go on kan? Aku harus tetap kuat dan memulai hidup baruku tanpa dia.

Ya sudahlah, aku harus tetap melanjutkan hidupku yang baru di tahun depan. Terimakasih sudah melukiskan kenangan yang menyakitkan, aku akan menganggap semua itu sebagai langkahku untuk menjadi dewasa dan tetap maju. Terimakasih juga untuk kenangan yang indah, aku nggak akan pernah melupakanmu dan kenangannya :)

Cukup ini, aku ngga akan mau terluka lagi untuk kesekian kalinya. Cukup sudah pengalaman kelam dan menyakitkan aku tutup di tahun 2013, aku pastikan tidak akan ku ulangi di tahun berikutnya.

---

Next, harapanku di tahun depa... Semoga aku :
-menjadi pribadi yang lebih dewasa
-mampu membanggakan kedua orang tuaku, dan membuat orang yang berada di sekitarku bahagia karna kehadiranku
-sukses dalam menjalani hidup, dan lebih tabah dalam menghadapi cobaan, serta tidak banyak mengeluh
-lulus UNAS dengan hasil yang memuaskan dan masuk ke SMA yang aku inginkan
-semakin rajin ibadah dan berbuat kebaikan
-mampu memaafkan orang orang yang menyakitiku dengan hati ikhlas dan tanpa menyimpan dendam
-melupakan orang yang pernah menyakitiku di tahun lalu, dan memaafkan semua kesalahannya
-menjadi pribadi yang lebih baik dari yang sebelumnya.

Sebenarnya masih banyak yang lain, ya sudah sampai disini saja entrinya.
Bye 2013, I'm already gone. Hello 2014, be a nice year please!! :))

Jumat, 13 Desember 2013

Hari ini, tanggal 13 Desember 2013 pukul 16:06. Aku menulis entri ini dengan hati yang tak karuan dan perasaan yang kacau dan abstrak. Aku bingung harus memulai dari mana karna banyak hal mengganjal yang sebenarnya ingin aku luapkan. Hanya saja aku bingung harus memulai kapan dan darimana.

 -------

Ya, aku terkadang muak dengan hidupku sendiri. Terkadang aku merasa serba salah, merasa bodoh, bahkan sempat berfikir bahwa hidupku ini sia sia. Aku berfikir bahwa apa gunanya aku hidup jika hanya untuk menyakiti perasaan temanku, membuat orang lain marah dan kecewa kepadaku.
Aku muak jika setiap hari aku dihantui oleh perasaan bersalah yang hina dan menjijikkan itu! Aku selalu merasa marah pada diriku sendiri jika melihat sikapku yang membuat orang lain bersedih.

-------

Iya, aku tau aku salah dan aku tau aku tidak selalu benar. Tapi apa salahnya jika kamu berterus terang kepadaku tanpa harus membuatku merasa serba salah dengan ocehanmu di sosmed itu?
Kamu justru akan membuatku merasa terpukul dengan semua bualanmu itu. Ya, aku sebenarnya tidak 'semuanya' tahu jika itu untuk aku. Tapi aku tetap merasa lah, perasaanku masih peka dan aku masih sadar diri kok.

-------

Kamu boleh bilang apapun maumu kok, bilang saja di depan mukaku. Kalau perlu hina aku di depan muka ku, agar aku tau dan bisa memperbaiki sifat dan kesalahanku.
Dan asal kamu tau, akan lebih terasa menyakitkan bila kamu bersikap manis di depanku dan bersifat seperti iblis yang membenciku di belakang.


Semoga kamu sadar dan kamu mengerti.
Love,

Pemilik blog ini!

Kamis, 12 Desember 2013

Sesulit ini kah?

Pfttt... Lagi lagi aku teringat kembali akan sosokmu dan kenangan yang telah kau beri.
Sesulit ini kah melupakanmu yang sudah terlalu dalam menyakitiku? Bodohnya aku, padahal aku harusnya melupakanmu semudah kamu melupakanku dan tidak mempedulikan aku lagi.

Tapi entah mengapa aku berbeda, mengapa aku sulit sedangkan kamu begitu mudahnya mendapatkan gadis lain tanpa memikirkan perasaanku yang belum bisa utuh kembali lagi ini...
Apa harus selama inikah waktuku untuk ber-adaptasi menerimamu bersama wanita wanitamu yang baru tanpa menghiraukanku?
Sungguh, asalkan kamu tahu. Rasanya teramat pedih dan menyakitkan, kamu yang dulu pernah berjanji tidak akan melupakan aku nyatanya sekarang dengan mudah melupakanku.

Kamu!! Kenapa tidak segera pergi saja? Aku muak jika harus merasakan sakit ketika harus melihatmu tersenyum bahagia, sedangkan aku masih dalam bayangan masa lalumu yang abstark itu.

Doakanlah aku, semoga aku bisa dengan cepat melupakanmu dan tidak menampakkan wajahku lagi di hadapanmu. Doakan semoga aku cepat pergi dari hidupmu...
Doakan aku semoga omonganku tidak sekedar omong kosong, doakan aku semoga semuanya bisa terwujud :)