Kamu tau? Meng-ikhlaskan itu nggak semudah yang aku bayangkan dan aku ucapkan..
Aku kira.. Aku hanya tinggal mencari penggantimu dan dengan mudahnya kamu pergi dari hati dan otakku.
Tenyata aku salah, salah besar...!!
Nggak semudah itu buat ikhlas yang bener-bener ikhlas tanpa nyimpen lagi dendam, sakit hati, marah atau apapun..
Masih susah buat pergi begitu saja, tanpa merasa aku baik-baik saja.
Tapi keadaanya, aku masih sering berkata 'aku tak apa, aku baik-baik saja' yaa, aku bisa bilang apa lagi selain itu? Aku cuman ingin terlihat kuat dan baik-baik saja..
Aku baik-baik saja, tenang saja..
Bahagia sama dia yaa, cukup aku saja yang merasa sakit hati, jangan dia ;)
Jaga dia baik-baik ya..
Jangan kecewakan dia, seperti aku yang dulu sering ngecewain dia :)
Pergi saja, jangan hiraukan aku disini... Aku akan selalu bahagia disini, aku akan selalu bisa bahagia tanpamu. Walaupun keadaannya bukan seperti yang aku harapkan. Meskipun kadang aku tak pernah bisa merasakan apa yang aku inginkan..
Sudah tak perlu lagi rasa rinduku unutkmu, tak perlu lagi ada rasa kahwatir jika aku tak lagi membicarakanmu mengendalikan perasaanku. KAMU DENGANNYA DAN AKU BAHAGIA... ITULAH CINTA! :)
Sabtu, 29 Juni 2013
Rabu, 05 Juni 2013
Tanpamu..
Hmm..... 1 hari tanpamu..
Masih ada yang mengganjal rasanya dihatiku, masih ada kekecewaan yang mendalam dihatiku, masih ada rasa belum sepenuhnya meng-ikhlaskan semuanya..
Aku masih perlu adaptasi, mengkondisikan hati dan badanku untuk tidak selalu merindukanmu, untuk tidak selalu mencarimu, untuk tidak selalu menghawatirkanmu..
Karna sekarang, keadaannya sudah berbeda. Sudah bukan seperti dulu, aku sudah bukan yang pertama lagi.. Dan kamu? Sudah bukan trending topic di otakku lagi..
Aku masih perlu bersabar, dan menerima semuanya. Sebenarnya.... Meskipun aku mencoba terlihat ikhlas dan merelakan, aku masih sering menangis saat mengingatmu..
Maafkan aku, aku masih menyayangimu. Maafkan aku, aku masih mengingatmu. Aku tau, aku sudah tak ada lagi hak..
Tapi aku bisa apa? Kalau saja hatiku bisa diperintah untuk segera melupakanmu aku akan melakukannya sejak dulu..
Semoga aku masih bisa menganggapmu teman ya? Meskipun aku merasakan nyeri di hatiku saat aku melihatmu..
Aku menyayangimu, sebagai TEMAN :')
Masih ada yang mengganjal rasanya dihatiku, masih ada kekecewaan yang mendalam dihatiku, masih ada rasa belum sepenuhnya meng-ikhlaskan semuanya..
Aku masih perlu adaptasi, mengkondisikan hati dan badanku untuk tidak selalu merindukanmu, untuk tidak selalu mencarimu, untuk tidak selalu menghawatirkanmu..
Karna sekarang, keadaannya sudah berbeda. Sudah bukan seperti dulu, aku sudah bukan yang pertama lagi.. Dan kamu? Sudah bukan trending topic di otakku lagi..
Aku masih perlu bersabar, dan menerima semuanya. Sebenarnya.... Meskipun aku mencoba terlihat ikhlas dan merelakan, aku masih sering menangis saat mengingatmu..
Maafkan aku, aku masih menyayangimu. Maafkan aku, aku masih mengingatmu. Aku tau, aku sudah tak ada lagi hak..
Tapi aku bisa apa? Kalau saja hatiku bisa diperintah untuk segera melupakanmu aku akan melakukannya sejak dulu..
Semoga aku masih bisa menganggapmu teman ya? Meskipun aku merasakan nyeri di hatiku saat aku melihatmu..
Aku menyayangimu, sebagai TEMAN :')
Senin, 03 Juni 2013
Sepertinya ada yang salah..
Sepertinya ada yang salah disini..
Aku sudah merasa kita bukan seperti dulu, aku sudah nggak merasakan "KITA" lagi. Yang ada hanya "AKU" dan "KAMU" yang saling terpisah..
Sudah nggak ada lagi kabar, nggak ada lagi pesan manis yang buat aku tersenyum :')
Aku merindukanmu yang dulu, "KITA" yang dulu, bukan yang sekarang........
Ada yang salah pada "KITA" entah aku yang berubah, atau kamu yang berubah, atau mungkin cinta kita yang berubah? Apa udah nggak kayak dulu lagi? Aku capek... Capek nahan semuanya, capek SOK NGGAK ADA APA-APA padahal ADA APA-APANYA.
Kalau boleh meminta, kembalilah seperti dulu. Apa itu susah? Apa kamu keberatan? Atau aku yang terlalu menuntut banyak darimu? :')
Yaa, meski kamu telah sakiti aku cinta ini akan selalu memaafkan dan aku percaya nanti engkau mengerti bila cintaku takkan mati..
Tak tahu apa nama hubungan kita, Tak tahu lagi akan bagaimana..
Walau banyak tekanan pada hubungan kita, namun aku harus tegar menghadapinya..
Walau banyak masalah diantara kita, namun hatiku hanya untukmu.. :')
Lucu memang, kenapa aku masih saja bertahan di dalam keadaan yang sudah tidak mungkin untukku?
Lucu memang, kenapa aku masih bisa tersenyum manis padahal sebenarnya untuk tersenyum pun sangat susah..
Lucu memang, aku masih saja mengharapkanmu. Padahal hanya luka yang aku dapat..
Pernahkah kamu merasakan apa yang aku rasakan? Pernahkah kau sadar, berapa besar luka yang aku dapat darimu?
Sepi, sendiri, terlupakan. Dan kau menghilang begitu saja?
Dan diriku terdiam dalam angan, sepi dan menggigil dalam ketakutan. Menyadari bahwa betapa jauh dirimu, betapa sunyi jiwaku..
Adakah rasamu sama dengan rasaku? Ataukah rasa ini hanya sebatas harapan?
Hal terindah itu adalah melihat kembali senyummu.. Dan sakitnya, senyum itu bukan untukku :')
Aku sudah merasa kita bukan seperti dulu, aku sudah nggak merasakan "KITA" lagi. Yang ada hanya "AKU" dan "KAMU" yang saling terpisah..
Sudah nggak ada lagi kabar, nggak ada lagi pesan manis yang buat aku tersenyum :')
Aku merindukanmu yang dulu, "KITA" yang dulu, bukan yang sekarang........
Ada yang salah pada "KITA" entah aku yang berubah, atau kamu yang berubah, atau mungkin cinta kita yang berubah? Apa udah nggak kayak dulu lagi? Aku capek... Capek nahan semuanya, capek SOK NGGAK ADA APA-APA padahal ADA APA-APANYA.
Kalau boleh meminta, kembalilah seperti dulu. Apa itu susah? Apa kamu keberatan? Atau aku yang terlalu menuntut banyak darimu? :')
Yaa, meski kamu telah sakiti aku cinta ini akan selalu memaafkan dan aku percaya nanti engkau mengerti bila cintaku takkan mati..
Tak tahu apa nama hubungan kita, Tak tahu lagi akan bagaimana..
Walau banyak tekanan pada hubungan kita, namun aku harus tegar menghadapinya..
Walau banyak masalah diantara kita, namun hatiku hanya untukmu.. :')
Lucu memang, kenapa aku masih saja bertahan di dalam keadaan yang sudah tidak mungkin untukku?
Lucu memang, kenapa aku masih bisa tersenyum manis padahal sebenarnya untuk tersenyum pun sangat susah..
Lucu memang, aku masih saja mengharapkanmu. Padahal hanya luka yang aku dapat..
Pernahkah kamu merasakan apa yang aku rasakan? Pernahkah kau sadar, berapa besar luka yang aku dapat darimu?
Sepi, sendiri, terlupakan. Dan kau menghilang begitu saja?
Dan diriku terdiam dalam angan, sepi dan menggigil dalam ketakutan. Menyadari bahwa betapa jauh dirimu, betapa sunyi jiwaku..
Adakah rasamu sama dengan rasaku? Ataukah rasa ini hanya sebatas harapan?
Hal terindah itu adalah melihat kembali senyummu.. Dan sakitnya, senyum itu bukan untukku :')
"Apa masih ada harapan untuk melihat kamu yang dulu? Ataukah memang aku yang terlalu berharap? Entahlah..............."
Langganan:
Postingan (Atom)